no fucking license
Bookmark

Manfaat dan Khasiat Daun Kelor

Daun kelor di Indonesia itu terkadang ya dibuat sayur aja. Di kampung saya, Daun kelor biasa dimasak dengan santan dan dijadikan makanan favorite di musim timur.

Baca : Testimoni Mosehat

Sejak kecil saya sudah terbiasa dengan sayur kelor. Seiring berjalannya waktu, ternyata saya menemukan artikel yang membahas khasiat kesehatan yang ada dalam daun kelor.

Untuk itu ada beberapa poin penting yang akan saya bahas terkait topik khasiat daun kelor

Perlu diketahui bahwa Daun Kelor dalam bahasa lain sering disebut dengan Moringa oleifera. Secara sains, Tanaman Moringa Oleifera ini sudah diminati banyak orang sejak ribuan tahun lamanya. Diyakini, daun kelor memiliki banyak sekali kandungan antioksidan dan senyawa yang disebut tanaman bioaktif.

Berikut manfaat daun kelor berdasarkan penelitian ilmiah:

1. Moringa oleifera banyak Mengandung Nutrisi


Moringa oleifera adalah pohon yang cukup besar asli India Utara.

Ini berjalan dengan berbagai nama, seperti pohon stik drum, pohon lobak atau pohon minyak ben. Di India Utara, hampir semua pohon dimakan dan dijadikan obat-obatan herbal tradisional.

Secara nutrisi, daun kelor banyak vitamin, mineral dan protein. Dalam secangkir ekstrak daun Kelor mengandung :
  • Protein: 2 gram
  • Vitamin B6: 19% dari RDA
  • Vitamin C: 12% dari RDA
  • Besi: 11% dari RDA
  • Riboflavin (B2): 11% dari RDA
  • Vitamin A (dari beta-karoten): 9% dari RDA
  • Magnesium: 8% dari RDA
Nah, di negara-negara Barat, daun kering seperti daun kelor dijual sebagai suplemen makanan, baik dalam bentuk bubuk atau kapsul. Daun kelor kaya akan banyak nutrisi penting, termasuk protein, vitamin B6, vitamin C, riboflavin dan zat besi.


2. Moringa oleifera Kaya Antioksidan

Baca juga :
Antioksidan adalah senyawa yang bertindak melawan radikal bebas dalam tubuh kamu.

Radikal bebas tingkat tinggi dapat menyebabkan stres oksidatif, yang berhubungan dengan penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2 (5, 6).

Beberapa senyawa tanaman antioksidan telah ditemukan di daun kelor. Selain vitamin C dan beta-karoten. Selain itu daun kelor memiliki Quercetin, yakni Antioksidan yang kuat untuk membantu menurunkan tekanan darah

Ekstrak daun kelor juga dapat digunakan sebagai pengawet makanan bahkan bisa dipakai untuk mengawetkan daging karena berfungsi untuk mengurangi oksidasi.

Jadi, Moringa oleifera kaya akan berbagai antioksidan, termasuk quercetin dan asam klorogenat. Bubuk dari daun kelor dapat meningkatkan kadar antioksidan darah.

3. Moringa Dapat Menurunkan Kadar Gula Darah

Gula darah tinggi bisa menjadi masalah kesehatan yang serius. Padahal, itu adalah ciri utama diabetes.

Seiring waktu, kadar gula darah tinggi dapat meningkatkan risiko banyak masalah kesehatan yang serius, termasuk penyakit jantung. Untuk alasan ini, penting untuk menjaga gula darah dalam batas yang kesehatan normal.

Menariknya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa Moringa oleifera dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Namun, sebagian besar bukti didasarkan pada penelitian pada hewan. Hanya ada sedikit penelitian berbasis manusia, dan umumnya berkualitas rendah.

Satu studi pada 30 wanita menunjukkan bahwa mengonsumsi 1,5 sendok teh (7 gram) bubuk daun kelor setiap hari selama tiga bulan mengurangi kadar gula darah rata-rata 13,5%.

Studi kecil lainnya pada enam orang dengan diabetes menemukan bahwa menambahkan 50 gram daun kelor ke dalam makanan mengurangi kenaikan gula darah sebesar 21%.

Para ilmuwan percaya efek ini disebabkan oleh senyawa tanaman seperti isothiocyanates.

Singkatnya, daun kelor dapat menyebabkan penurunan kadar gula darah, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan sebelum rekomendasi yang tepat bisa dijadikan acuan.

4. Moringa oleifera Dapat Mengurangi Peradangan

Peradangan adalah respons alami tubuh terhadap infeksi atau cedera.

Ini adalah mekanisme perlindungan yang penting tetapi dapat menjadi masalah kesehatan utama jika berlanjut dalam jangka waktu yang lama.

Faktanya, peradangan berkelanjutan terkait dengan banyak masalah kesehatan kronis, termasuk penyakit jantung dan kanker.

Para ilmuwan percaya bahwa isothiocyanates adalah senyawa anti-inflamasi utama dalam daun, polong, dan biji kelor.

Namun sejauh ini, penelitian terbatas pada penelitian tabung dan hewan. Masih harus dilihat apakah Moringa oleifera memiliki efek anti-inflamasi yang serupa pada manusia.

5. Moringa Dapat Menurunkan Kolesterol

Memiliki kolesterol tinggi telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung.

Untungnya, banyak makanan nabati dapat secara efektif mengurangi kolesterol. Ini termasuk biji rami, gandum dan almond.

Baik penelitian berbasis hewan dan manusia telah menunjukkan bahwa Moringa oleifera mungkin memiliki efek penurun kolesterol yang serupa.

Demikian ulasan saya tentang Khasiat Daun Kelor. Semoga bisa bermanfaat.