no fucking license
Bookmark

Kasus Bogor Jadi Senjata Ferry Irawan Bungkam Venna Melinda




GELORANEWS -Ferry Irawan merasa posisinya terpojok. Akibat tersebarya video permohonan maaf Ferry Irawan kepada Venna Melinda. 

Seperti diketahui setelah kasus KDRT di Kediri, Ferry Irawan jadi tersangka dan kini ditahan di Polda Jatim.

Namun demikian Ferry Irawan sempat meminta maaf kepada Venna Melinda lewat video.

Dalam video tersebut Ferry Irawan menangis hingga bersimpuh.


Namun demikian aktor tersebut malah jadi bulan-bulanan warganet dan disebut pura-pura menangis karena tak ada air mata.

Gerah dengan video tersebut, kini Ferry Irawan pun melawan.


Ia mengancam Venna Melinda jika tak mau berdamai akan membuka sebuah kasus berlokasi di Bogor. Di mana kasus itu ia simpan rapat-rapar demi kebaikan keluarga.

"Pak Ferry merasa tersudut dengan tersebarnya video itu. Lalu dia berkata menyimpan rahasia di mana ada kasus di Bogor yang pada waktu itu berada paling depan untuk membela," kata Jeffry Simatupang selaku kuasa hukum Ferry via Zoom, Jumat (20/1/2023).

Meski ngaku punya kartu AS Venna Melinda, Ferry Irawan mengungkap bisa mengubah keputusannya untuk membuka kasus di Bogor.


Asalkan pihak Venna Melinda mau berhenti menyudutkannya dan mau membuka komunikasi untuk berdamai.

"Pak Ferry tidak pernah ceritakan kasus ini pada siapa pun. Kalau nanti Pak Ferry merasa sudah semakin tersudut, terpaksa bisa jadi akan buka kasus Bogor. Ayo kita sama-sama baik-baik cari jalan damai. Kalau ada komunikasi dengan baik, tidak perlu membuka aib satu sama lain," ucap Jeffry Simatupang.

Menurut sang pengacara, niat Ferry Irawan membongkar kasus di Bogor adalah sebagai perlawanan dan pembelaan diri.


"Kami tidak berbicara untuk menyudutkan pihak manapun. Tujuannya karena masih memiliki kebaikan dan tidak mau mengumbar, Pak ferry masih berjuang untuk kedamaian, tidak mau menjelekkan pihak manapun. Ketika Pak Ferry merasa semakin disudutkan, keluarga semakin tersudut, Pak Ferry akan melawan," tandas Jeffry Simatupang.

Sumber: suara