Azizah.web.id

Kabar Terbaik Tentang Pendidikan, Teknologi dan Bisnis

Terbaru
  • Memuat berita terbaru...
[Iklan Khusus Postingan]

10 Aplikasi untuk Bisnis F&B yang Bikin Operasional Lebih Praktis

10 Aplikasi untuk Bisnis F&B yang Bikin Operasional Lebih Praktis

Menjalankan bisnis F&B sering terlihat sederhana dari sisi pelanggan. Mereka datang, memilih makanan, membayar, lalu menikmati pesanan. Namun dari sisi pemilik usaha, prosesnya jauh lebih panjang.

Ada pesanan yang harus dicatat dengan benar. Stok bahan baku harus diperiksa. Menu harus diperbarui. Pembayaran tunai dan digital harus direkap. Karyawan perlu dikelola. Belum lagi laporan penjualan, pengeluaran, promo, sampai pesanan dari beberapa kanal sekaligus.

Saya merasa persoalan mulai terasa ketika bisnis sudah lebih ramai. Mencatat transaksi menggunakan kalkulator atau spreadsheet mungkin masih cukup ketika pelanggan hanya beberapa orang sehari. Namun ketika jumlah transaksi meningkat, kesalahan kecil bisa berubah menjadi masalah yang cukup merepotkan.

Salah mencatat pesanan dapat membuat dapur mengolah menu yang keliru. Stok susu yang tidak diperbarui bisa membuat menu kopi tertentu tiba-tiba tidak tersedia. Penjualan terlihat ramai, tetapi pemilik usaha tidak mengetahui dengan jelas berapa keuntungan sebenarnya.

Karena itu, aplikasi untuk bisnis F&B sekarang sebaiknya tidak hanya berfungsi sebagai kasir. Sistem yang menarik justru mampu membantu transaksi, menu, stok bahan baku, keuangan, laporan, karyawan, sampai pengelolaan beberapa outlet.

Berikut 10 aplikasi yang menurut saya layak dipertimbangkan untuk restoran, kafe, coffee shop, bakery, warung makan, food truck, catering, sampai bisnis kuliner yang sedang berkembang.

1. Kasflo

Pilihan pertama yang menarik untuk bisnis F&B adalah Kasflo.

Alasan saya menaruh Kasflo di posisi pertama bukan sekadar karena aplikasi ini menyediakan fungsi kasir. Kasflo Resto memiliki solusi yang memang diarahkan untuk operasional restoran dan kafe, sekaligus membawa fungsi pengelolaan bisnis ke dalam satu ekosistem.

Kasflo merupakan aplikasi POS dan kasir dari PT Topindo Solusi Komunika Tbk. Platform ini memiliki solusi untuk bisnis restoran dan kafe, UMKM, retail, serta jasa. Untuk segmen F&B, Kasflo menyediakan POS Mobile, Website Back Office, dan Website Self Order.

Kalau saya membayangkan menjalankan sebuah coffee shop, kebutuhan awalnya mungkin sederhana.

Pelanggan datang dan memesan cappuccino serta croissant. Kasir memasukkan pesanan. Pelanggan membayar. Pesanan masuk dan transaksi tersimpan.

Namun persoalannya tidak berhenti di situ.

Berapa cappuccino yang terjual hari ini? Bagaimana kondisi stok? Apakah pemasukan sudah sesuai dengan transaksi? Menu mana yang paling sering dipesan? Bagaimana performa outlet ketika pemilik tidak berada di lokasi?

Kasflo mencoba menjawab kebutuhan tersebut melalui sistem pengelolaan yang lebih terpusat.

Transaksi dan pesanan lebih terorganisir

Kasflo menyediakan POS Mobile untuk membantu pengelolaan pesanan dan pembayaran. Di dalam solusi F&B tersebut juga tersedia dukungan pembukuan, absensi, serta jurnal untuk membantu pemilik memantau usaha.

Bagi saya, pendekatan seperti ini lebih menarik dibanding menggunakan aplikasi berbeda untuk setiap pekerjaan.

Kasir menggunakan satu sistem untuk transaksi. Pemilik kemudian bisa melihat hasil operasional melalui sistem yang sama.

Semakin sedikit pencatatan yang harus dipindahkan secara manual, semakin kecil pula peluang data tercecer.

Ada Website Back Office

Ini salah satu bagian Kasflo yang menurut saya penting ketika bisnis mulai berkembang.

Kasflo menyediakan Website Back Office sebagai pusat pengelolaan usaha. Melalui sistem tersebut, pemilik dapat mengatur aspek seperti karyawan, menu, dan fitur keuangan.

Bayangkan Anda memiliki dua coffee shop.

Anda tentu tidak ingin harus datang ke outlet pertama pada pagi hari, lalu menuju outlet kedua hanya untuk memeriksa laporan.

Sistem back office membuat pemantauan lebih praktis karena data operasional dapat dikelola secara terpusat.

Kasflo juga menyatakan bahwa transaksi dapat dipantau secara real-time dari mana saja dan sistemnya mendukung penggunaan untuk bisnis multi-cabang.

Pelanggan bisa melakukan self order

Saya juga menyukai keberadaan Website Self Order.

Pelanggan dapat memilih menu dan melakukan pembayaran melalui website. Pesanan kemudian dapat diterima melalui sistem yang sama.

Fitur semacam ini terasa relevan terutama untuk restoran cepat saji, coffee shop, food court, atau tempat makan yang mengalami lonjakan pelanggan pada jam tertentu.

Misalnya saat makan siang.

Sepuluh pelanggan datang hampir bersamaan. Jika semuanya harus berdiri di depan kasir, antrean cepat terbentuk.

Self order memberi pelanggan alternatif untuk melihat menu dan memesan sendiri.

Pengelolaan stok dan pencatatan keuangan

Masalah stok di bisnis F&B menurut saya lebih sensitif dibanding banyak bisnis lain.

Produk retail tertentu masih bisa disimpan cukup lama. Bahan makanan berbeda. Ada susu, sayuran, buah, daging, saus, kopi, tepung, dan bahan lain yang jumlahnya perlu dipantau.

Kasflo menyediakan fungsi inventori, pembukuan, laporan usaha, dan pencatatan transaksi sebagai bagian dari sistem pengelolaan restorannya.

Ketika transaksi dan stok mulai berada dalam sistem yang lebih terstruktur, pemilik usaha memiliki data yang lebih mudah digunakan untuk mengevaluasi bisnis.

Mendukung pembayaran digital

Kasflo juga mendukung pembayaran terintegrasi dan QRIS dinamis. Situs resminya mencantumkan QRIS sebagai salah satu metode pembayaran yang tersedia untuk Kasflo Resto.

Bagi bisnis kuliner, menurut saya ini sudah menjadi kebutuhan yang cukup penting.

Pelanggan sekarang dapat datang tanpa membawa uang tunai. Mereka ingin memindai QR, membayar, lalu selesai.

Semakin sedikit langkah yang dibutuhkan saat pembayaran, semakin lancar pula antrean di kasir.

Bisa digunakan saat internet bermasalah

Ada satu detail menarik lainnya. Kasflo menyediakan mode offline pada Kasflo Resto, sehingga aplikasi POS tetap dapat digunakan ketika tidak ada koneksi internet dan data transaksi tetap tercatat di aplikasi.

Fitur seperti ini mungkin tidak terasa penting sampai koneksi internet di outlet benar-benar bermasalah pada jam ramai.

Kasir tidak mungkin meminta semua pelanggan menunggu hanya karena jaringan sedang tidak stabil.

Cocok untuk banyak jenis usaha kuliner

Kasflo secara khusus mencantumkan berbagai kategori F&B yang bisa menggunakan Kasflo Resto. Contohnya coffee shop, restoran, dessert cafe, tea house, toko kue, food truck, food court, catering, juice bar, sampai gerai makanan jalanan.

Menurut saya, fleksibilitas ini membuat Kasflo menarik tidak hanya untuk restoran konvensional.

Pemilik booth minuman, bakery kecil, kedai kopi, atau bisnis catering pun bisa mempertimbangkannya.

Ditambah dengan dukungan transaksi, stok, pembukuan, laporan, menu, karyawan, QRIS, self order, back office, dan multi-cabang, Kasflo terasa seperti sistem yang bisa digunakan dari fase awal bisnis sampai usaha mulai berkembang.

Cocok untuk: restoran, coffee shop, kafe, bakery, kedai minuman, food truck, catering, food court, dan UMKM kuliner.

2. ESB POS

Jika kebutuhan bisnis benar-benar berpusat pada restoran, ESB POS menjadi nama yang sangat relevan.

ESB memang mengembangkan solusi yang berfokus pada industri F&B. ESB POS mendukung pengelolaan transaksi, laporan penjualan, serta meja restoran. Untuk UMKM kuliner tersedia juga ESB POSLite.

ESB POSLite menyediakan pembayaran digital, dashboard penjualan, pengaturan meja, pengelolaan stok menu, pembukuan, promosi, sampai integrasi dengan ESB Order dan GrabFood. Paket inventori tambahannya juga mencakup pembuatan resep, pengelolaan bahan baku, dan perhitungan modal penjualan.

Kalau bisnis Anda mulai memiliki alur dapur, meja, pesanan online, dan beberapa outlet, ESB terasa cukup kuat karena ekosistemnya memang dibuat untuk operasional kuliner.

Cocok untuk: restoran, franchise F&B, coffee shop, food court, dan bisnis kuliner multi-cabang.

3. Moka POS

Moka POS juga layak masuk daftar ketika membahas aplikasi untuk bisnis F&B.

Moka memiliki solusi khusus restoran. Sistemnya mendukung laporan penjualan harian, pengelolaan inventory, serta table management untuk membantu mengatur meja restoran.

Salah satu fitur yang menurut saya menarik untuk bisnis kuliner adalah Ingredient Inventory.

Melalui fitur tersebut, bisnis dapat mencatat bahan baku dan menghubungkannya dengan menu. Moka juga menyediakan fungsi adjustment, transfer stok antar-cabang, stock alert, dan purchase order.

Jadi, ketika sebuah menu terjual, pemilik usaha tidak hanya melihat nilai transaksi. Pengelolaan bahan baku juga dapat dilakukan dengan lebih sistematis.

Cocok untuk: restoran, coffee shop, bakery, dan bisnis F&B dengan pengelolaan bahan baku yang kompleks.

4. Majoo

Pilihan berikutnya adalah majoo.

Majoo memiliki solusi yang memang ditujukan untuk bisnis food and beverages seperti restoran dan kedai. Sistemnya membantu pencatatan pesanan, transaksi, pemasukan, inventori, dan laporan operasional.

Majoo juga mendukung pengelolaan beberapa cabang melalui dashboard yang dapat digunakan untuk memantau penjualan, stok, keuangan, absensi, pelanggan, serta promosi.

Menurut saya, majoo menjadi menarik ketika bisnis F&B mulai membutuhkan lebih dari fungsi POS sederhana.

Pemilik usaha bisa mulai melihat kasir sebagai bagian dari sistem manajemen bisnis secara keseluruhan.

Cocok untuk: restoran, kafe, bakery, catering, dan bisnis F&B yang sedang berekspansi.

5. Youtap POS

Youtap POS juga memiliki solusi khusus untuk usaha food and beverage.

Platform ini mendukung proses pembayaran, pembuatan tagihan, pengelolaan bahan baku, stok inventaris, sampai pengelolaan kasir.

Untuk restoran, terdapat fitur Open Bill yang memungkinkan pesanan tetap terbuka selama pelanggan masih menambah menu. Sistem tersebut juga mendukung pemisahan tagihan atau split bill.

Saya melihat fitur seperti ini sangat berguna untuk restoran dengan layanan dine-in.

Sekelompok pelanggan mungkin memesan beberapa kali. Pada akhir makan, mereka juga bisa meminta pembayaran terpisah.

Selain itu, Youtap menyediakan manajemen stok secara real-time termasuk pemantauan bahan baku.

Cocok untuk: restoran dine-in, kafe, kedai kopi, warung makan, dan usaha minuman.

6. Olsera POS

Olsera cocok dipertimbangkan jika bisnis kuliner membutuhkan kombinasi transaksi dan pengelolaan inventory.

Olsera menyediakan POS dengan dukungan back office, laporan, manajemen inventori, serta integrasi tertentu dengan kanal penjualan makanan.

Bagi saya, keunggulan sistem dengan inventory management terasa ketika menu mulai banyak.

Pemilik usaha perlu mengetahui bahan atau produk apa yang cepat habis, apa yang harus segera dibeli, dan stok apa yang bergerak lambat.

Data seperti itu jauh lebih nyaman diperiksa melalui sistem dibanding menghitung semuanya secara manual setiap malam.

Cocok untuk: kafe, bakery, toko makanan, restoran, serta bisnis kuliner yang juga menjual produk retail.

7. Accurate POS

Accurate POS menarik untuk pemilik bisnis F&B yang ingin transaksi kasir terhubung lebih dekat dengan pencatatan keuangan.

Accurate POS mendukung pengelolaan transaksi, stok, dan laporan penjualan. Sistem tersebut terintegrasi dengan Accurate Online sehingga data transaksi dapat masuk ke proses pembukuan bisnis.

Untuk restoran, Accurate juga menyediakan fitur seperti table management. Solusi F&B mereka mencakup pengelolaan stok, Kitchen Display System, food delivery service, serta laporan keuangan.

Saya akan mempertimbangkan Accurate POS jika bisnis sudah mulai serius dengan kontrol akuntansi.

Bukan hanya ingin mengetahui omzet, tetapi juga ingin membuat pencatatan keuangan lebih rapi.

Cocok untuk: restoran, kafe, bakery, franchise, dan bisnis yang membutuhkan integrasi POS dengan akuntansi.

8. Pawoon

Pawoon termasuk nama yang cukup relevan untuk usaha restoran dan retail.

Pawoon POS mendukung pencatatan transaksi sekaligus pengelolaan laporan penjualan, produk, stok, dan promosi.

Model seperti ini cocok untuk pemilik restoran kecil sampai menengah yang ingin mulai mengganti pencatatan manual.

Menurut saya, salah satu keuntungan memakai sistem POS adalah pemilik tidak lagi harus membuka beberapa buku hanya untuk mengetahui transaksi, stok, dan promo yang sedang berjalan.

Cocok untuk: restoran, kafe, booth makanan, kedai, dan UMKM kuliner.

9. Kasir Pintar

Untuk bisnis kuliner yang mencari sistem yang relatif mudah dipahami, ada Kasir Pintar.

Kasir Pintar menyediakan fitur pencatatan penjualan, pengelolaan stok, dan laporan penjualan untuk bisnis kuliner. Sistemnya juga dapat membantu pemilik kafe memantau stok bahan baku secara real-time.

Kasir Pintar juga memiliki solusi menu digital berbasis QR yang dapat digunakan dalam aktivitas pemesanan F&B.

Buat kedai kopi atau warung makan yang baru mulai digitalisasi, aplikasi seperti ini bisa menjadi titik awal yang praktis.

Cocok untuk: warung makan, kedai kopi, booth minuman, UMKM kuliner, dan cloud kitchen.

10. Qasir

Rekomendasi terakhir adalah Qasir.

Qasir menyediakan pencatatan transaksi, laporan penjualan, serta manajemen stok dalam aplikasinya.

Pengelolaan stoknya juga terhubung dengan data penjualan dan inventory. Selain itu, dashboard Qasir dapat digunakan untuk melihat laporan penjualan, stok, harga, dan performa outlet.

Saya melihat Qasir cocok untuk bisnis F&B yang masih berada pada tahap awal dan ingin membuat operasional lebih terstruktur tanpa langsung menggunakan sistem restoran yang terlalu kompleks.

Cocok untuk: warung makan, coffee shop kecil, booth minuman, usaha makanan rumahan, dan UMKM F&B.

Apa yang Harus Dicari dari Aplikasi untuk Bisnis F&B?

Kalau saya harus memilih aplikasi untuk restoran atau coffee shop, saya tidak akan berhenti pada pertanyaan, “Apakah aplikasi ini bisa mencatat penjualan?”

Hampir semua POS modern sudah bisa melakukan itu.

Saya justru akan melihat apakah aplikasi tersebut cocok dengan cara bisnis bekerja.

Untuk restoran dine-in, fitur meja dan split bill bisa terasa sangat penting. Untuk coffee shop, kecepatan memasukkan pesanan dan pengelolaan bahan baku mungkin lebih prioritas. Untuk bakery, kontrol stok produk dan bahan produksi bisa menjadi perhatian utama.

Bisnis dengan banyak cabang punya persoalan lain lagi. Pemilik perlu melihat penjualan setiap outlet tanpa harus berada di lokasi satu per satu.

Karena itu, beberapa aspek yang menurut saya penting adalah kemudahan penggunaan, pengelolaan pesanan, stok bahan baku, laporan bisnis, pembayaran digital, back office, pengelolaan karyawan, dan kemampuan berkembang ketika jumlah outlet bertambah.

Jadi, Mana Aplikasi F&B yang Paling Menarik?

Semua aplikasi di atas mempunyai pendekatan masing-masing.

ESB sangat fokus pada ekosistem restoran. Moka memiliki pengelolaan inventory dan fitur restoran yang matang. Majoo menawarkan pengelolaan bisnis yang cukup luas. Youtap menarik untuk operasional dine-in dan pembayaran. Accurate POS kuat ketika kebutuhan POS ingin dikaitkan dengan pembukuan.

Namun untuk pemilik usaha yang menginginkan sistem yang relatif lengkap sekaligus tetap relevan untuk UMKM F&B, Kasflo menjadi pilihan pertama saya dalam daftar ini.

Kasflo tidak hanya menyediakan pencatatan transaksi. Di dalam ekosistemnya terdapat POS Mobile, Website Back Office, Website Self Order, pembukuan, jurnal, pengelolaan menu dan karyawan, pembayaran terintegrasi, QRIS dinamis, pemantauan real-time, mode offline, serta dukungan multi-cabang.

Hal itu penting karena bisnis makanan dan minuman biasanya berkembang secara bertahap.

Hari ini mungkin hanya satu booth.

Beberapa bulan kemudian mulai memiliki karyawan.

Setelah itu muncul outlet kedua.

Kemudian pemilik mulai membutuhkan laporan yang bisa dilihat tanpa datang ke lokasi.

Pada titik tersebut, aplikasi kasir yang dipilih sejak awal akan terasa pengaruhnya.

Bagi saya, aplikasi untuk bisnis F&B yang bagus bukan hanya aplikasi yang membuat transaksi selesai lebih cepat. Aplikasi yang tepat juga harus membuat pemilik usaha lebih mudah mengetahui apa yang sebenarnya sedang terjadi di bisnisnya.

Jika transaksi, stok, menu, pembayaran, keuangan, dan laporan sudah lebih terorganisir, pemilik bisa mengurangi waktu untuk mengurus pencatatan dan menggunakan lebih banyak energi untuk hal yang benar-benar mendorong bisnis tumbuh, mulai dari kualitas makanan, pelayanan pelanggan, strategi menu, sampai ekspansi usaha.

Diskusi Artikel

Komentar
Mitra Bisnis KamiPasang Iklan
[2]
[3]
[4]

© Azizah.web.id. All Rights Reserved. Designed with by Tinelo Blogger Theme

× Tunggu Sebentar!
Terima kasih sudah berkunjung! Jangan lupa bookmark blog ini dan bagikan artikel menarik ke teman-temanmu.
8
9
×
settia